Lingkungan yang Baik untuk Perkembangan Anak di Jakarta Selatan


Lingkungan yang Baik untuk Perkembangan Anak di Jakarta Selatan - Membeli rumah pertama merupakan salah satu langkah besar bagi keluarga muda, sehingga ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan utama salah satunya seperti letak peta di pondok cabe.

Karena dalam Membeli rumah adalah salah satu pembelian terbesar dalam hidup Anda. Dan pemilihan lokasi ataupun lingkungan tempat tinggal juga bisa jadi merupakan salah satu pengambilan keputusan terpenting dalam hidup Anda.

Selain pertimbangan atas lokasi dan bangunan, lingkungan pun sepatutnya menjadi faktor utama dalam pemilihan rumah.

Lingkungan seperti apakah yang tepat untuk tumbuh kembang anak? 


Salah satu cara untuk mengetahuinya mungkin bisa dengan berkeliling di area lingkungan sekitar perumahan, bercakap-cakap dengan warga sekitar, sehingga Anda akan mendapat gambaran bagaimana keadaan tempat tinggal Anda nanti.

Berikut 7 tips memilih rumah dan lingkungan yang tepat untuk tumbuh kembang anak

1. Siapa yang tinggal di perumahan tersebut?
Tipe tetangga seperti apakah penghuni di perumahan tersebut? Apakah keluarga dengan anak-anak yang masih kecil atau anak-anaknya sudah beranja remaja? Keluarga pensiunan? Masih lajang atau sudah menikah?
Jika Anda sudah memiliki anak, maka perhatikan apakah di lingkungan tersebut ada teman sebaya yang bisa diajak bermain bersama anak Anda. Hal ini baik bagi anak Anda untuk belajar bersosialisasi.
2. Bagaimana perawatan rumah di lingkungan tersebut?
Perhatikan bagaimana lingkungan rumah tersebut terlihat secara keseluruhan. Berjalan kakilah di sekitar area rumah dan lihat bagaimana keadaan rumah lain.
Apakah rumput di rumah-rumah tersebut tercukur dengan rapi? Apakah jalanan yang dilalui mobil cukup bersih? Apakah rumah-rumah tersebut masih dalam bentuk fisik yang cukup baik atau sudah rapuh?
3. Suara bising di lingkungan perumahan
Selagi berjalan kaki di area perumahan, perhatikan bagaimana suasana lingkungan tersebut. Apakah suara gonggongan anjing, anak-anak yang bermain, suara kereta api atau mobil di jalanan cukup terdengar dari rumah?
Bila ketenangan merupakan hal yang penting untuk Anda, perhatikan suara-suara di sekitar rumah dengan seksama. Jangan sampai Anda salah memilh lokasi tempat tinggal seperti dekat dengan sekolah atau pasar.
4. Bau di sekitar rumah
Meskipun terdengar konyol, tapi bau yang ada di sekitar rumah bisa menjadi indikasi penting dalam memilih sebuah rumah. Apakah lokasi rumah dekat dengan pabrik atau mungkin lokasinya dekat dengan peternakan ayam.
Hal-hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, namun mungkin juga tidak ap bila sebelumnya Anda memang sudah terbiasa dengan bau-bau tersebut.
5. Sekolah
Jika Anda memiliki anak (atau mungkin baru berencana), apakah lebih memilih lokasi rumah yang dekat dengan sekolahan incaran? Untuk kebanyakan orang tua, sekolah menjadi bahan pertimbangan utama ketika membeli sebuah rumah.
6. Perjanjian dengan pengembang
Anda bisa menanyakan kepada tetangga di sekitar rumah apakah pengembang berkomitmen dalam menjaga keadaan lingkungan perumahan. Mulai dari sistem keamanan, estetika lingkungan perumahan seperti jalan utama, rumput taman, hingga fasilitas pemasangan air dan juga listrik.
Biasanya ketika membeli pengembang akan menjabarkannya, dan penghuni perumahan sendiri akan ditarik iuran bulanan untuk memenuhi kebutuhan ini.

1. Perhatikan Kondisi Masyarakat Sekitar
Lingkungan pergaulan akan membentuk sifat anak Anda ke depannya, maka pastikan Anda memilih tempat tinggal dengan lingkungan sosial yang baik. Apakah Anda menemukan pecandu minuman keras, perokok dan hal negatif lainnya di dalam perumahan? Bisa jadi lingkungan tersebut kurang cocok untuk ditinggali. Sebaliknya, jika tempat tinggal aman dan kondusif, Anda akan lebih tenang membiarkan anak bermain dengan teman-teman di lingkungannya.
Lingkungan pergaulan yang baik sangat mempengaruhi perilaku anak kedepannya. via goodcelebrity.com

2. Area Bermain yang Memadai

Fasilitas umum yang ditawarkan pengembang atau area bermain yang sudah tersedia juga bisa dijadikan salah satu pertimbangan untuk memilih tempat tinggal. Lingkungan dengan banyak area hijau dan area bermain akan mendorong anak untuk bermain di luar, ketimbang bermain game di dalam rumah sepanjang hari. Pergerakan aktif dari kegiatan bermain akan mendukung tumbuh kembangnya.
Pilihlah lingkungan rumah yang terdapat area bermainnya. via disneylachaine.ca

3. Jarak Dengan Sekolah yang Berkualitas

Sekolah merupakan salah satu faktor penting dalam masa tumbuh kembang anak, maka lingkungan tempat tinggal dengan fasilitas pendidikan yang berkualitas tentu memiiki nilai tambah. Pemilihan sekolah yang berkualitas patut menjadi perhatian para orang tua, terutama untuk anak usia PAUD dan sekolah dasar. Jadikan sekolah dengan nilai agama, akademis dan pendidikan  pribadi yang kuat menjadi prioritas Anda.
Pilihlah lingkungan tempat tinggal yang dekat dengan fasilitas pendidikan yang baik. via thestar.com

4. Lingkungan Rumah dengan Banyak Kegiatan Positif

Komunitas yang solid akan mencetak anak-anak yang berkualitas. Bayangkan kemungkinan Anda mengadakan kegiatan positif di lingkungan, seperti kompetisi olahraga, apresiasi seni, tutorial edukasi atau kegiatan lain yang dapat menyalurkan minat dan bakat anak. Para orang tua dapat menjadi panitia penggerak untuk kegiatan ini. Jauh lebih baik dibandingkan membiarkan anak melakukan aktivitas yang kurang bermanfaat di luar lingkungan rumah.
Lingkungan yang solid dengan kegiatan positif akan membentuk anak-anak berkualitas.via cityguideny.com

5. Rumah dengan Banyak Ruang untuk Keluarga

Pastikan rumah yang Anda pilih memadai untuk seluruh anggota keluarga beraktivitas di dalamnya. Hubungan anak dengan orang tua dan saudara kandungnya menjadi faktor krusial dalam tumbuh kembang, maka susunlah aktivitas di dalam rumah untuk mempererat ikatan keluarga.

Contact

Talk to us

Silakan Kunjungi Lokasi Kami di :

Address:

Jl. Cabe III, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan

Work Time:

Monday - Sunday from 08.00 - 17.00

Phone/Whatsapp:

0813 1955 0436